BALIKPAPAN – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-128 Kota Balikpapan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Balikpapan menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Monpera, Minggu (23/2/2025).
Sebanyak 1.000 warga LDII, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa, akan dikerahkan untuk membersihkan area pantai sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kebersihan lingkungan kota.
Aksi bertajuk “LDII untuk Balikpapan” ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan Pantai Monpera, salah satu ikon wisata Balikpapan, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat “Harmoni Berkelanjutan”, tema yang diusung dalam perayaan HUT Kota Balikpapan tahun ini.
Bersinergi untuk Lingkungan Bersih dan Sehat
Ketua DPD LDII Kota Balikpapan, H. Herry Fathamsyah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen LDII dalam mendukung program pemerintah kota dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
“Kami ingin ikut serta menyemarakkan Hari Jadi Kota Balikpapan dengan memberikan kontribusi positif. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di tempat-tempat wisata seperti Pantai Monpera,” ujarnya.
Lebih dari sekadar memungut sampah, warga LDII juga akan melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik serta memberikan edukasi kepada pengunjung pantai tentang pentingnya menjaga kebersihan.
“Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menanamkan kesadaran kepada generasi muda bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jika semua pihak bergerak, maka kita bisa mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang ramah lingkungan,” tambah Herry.


Kolaborasi Masyarakat, Edukasi, dan Aksi Nyata
Kegiatan bersih-bersih Pantai Monpera ini akan dimulai pukul 07.00 WITA, dengan peserta dibagi ke beberapa zona di sepanjang pesisir pantai.
Setiap peserta akan dibekali sarung tangan, kantong sampah, dan alat kebersihan, sementara tim pemilah akan bertugas mengelompokkan sampah menjadi organik, anorganik, dan residu.
Selain membersihkan pantai, relawan LDII juga akan mengedukasi pengunjung tentang dampak sampah terhadap ekosistem laut dan pentingnya mengelola limbah rumah tangga dengan benar.
Herry Fathamsyah berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi dapat menginspirasi komunitas lain untuk melakukan hal serupa di wilayah masing-masing.
“Kami ingin mengubah kebiasaan masyarakat. Mulai dari hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Ini langkah kecil yang jika dilakukan bersama-sama, dampaknya akan luar biasa,” jelasnya.
Kesadaran Kolektif untuk Masa Depan Kota yang Lebih Baik
Kegiatan “LDII untuk Balikpapan” ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan, mengingat tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan diharapkan dapat menjadi contoh kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.
“Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga, tidak hanya saat perayaan HUT kota, tetapi menjadi gaya hidup sehari-hari. Mari kita jaga bersama keindahan Balikpapan, karena kota ini adalah rumah kita bersama,” pungkasnya.
Penulis: Tri Yoga
Sip…mudah mudahan barokah.
Aamiin
Mantab sekali kegiatan yg bermanfaat utk masyarakat luas, kontribusi LDII utk Balikpapan dan negeri bangsa Indonesia, Dengan Komunikasi yg baik, Kontribusi dan Karya Nyata utk kemanfaatan masyarakat luas, semoga Alloh paring aman selamat lancar barokah
semoga Alloh paring sukses manfaat dan barokah