Balikpapan – Warga Balikpapan dari berbagai agama dan latar belakang mengikuti Jalan Sehat Kerukunan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 di Balikpapan, Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan yang digelar di halaman BSCC Dome Balikpapan tersebut turut diikuti secara antusias oleh pengurus dan warga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Balikpapan.
Sejak pukul 6.30 WITA, peserta dari berbagai komunitas, tokoh agama, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berjalan bersama tanpa sekat. Kehadiran DPD LDII Balikpapan menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat kota Balikpapan.
Selain mengikuti jalan sehat, pengurus dan warga LDII Balikpapan juga berpartisipasi aktif dengan memberikan hadiah kepada peserta.
Aksi tersebut mendapat sambutan hangat dan menambah semarak kegiatan yang bertujuan mempererat persaudaraan lintas agama.
Ketua DPD LDII Kota Balikpapan, H. Herry Fathamsyah, menyampaikan bahwa keterlibatan LDII dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menjaga kerukunan dan persatuan umat beragama.
“Alhamdulillah DPD LDII Kota Balikpapan turut memeriahkan acara tersebut dengan tujuan untuk bersilaturahim dengan tokoh-tokoh umat beragama di Balikpapan,” ujarnya.

Ia menegaskan, partisipasi LDII tidak sekadar hadir secara fisik, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Dan kami sangat sadar dengan kegiatan ini tentunya untuk terus menjaga dan meningkatkan persatuan antara umat beragama di Balikpapan,” lanjutnya.
Di tengah dinamika sosial dan derasnya arus informasi, kegiatan jalan sehat ini menjadi ruang perjumpaan nyata antarwarga.
Bagi banyak peserta, kebersamaan yang terjalin jauh lebih bermakna dibandingkan sekadar hadiah atau doorprize.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Sutadi, menilai kegiatan semacam ini penting untuk menjaga stabilitas sosial.
“Kerukunan itu harus tampak dan dirasakan. Jalan sehat ini simbol bahwa meskipun berbeda keyakinan, kita tetap berjalan bersama menjaga kedamaian kota,” ujarnya.
Peringatan HAB Kemenag ke-80 di Balikpapan pun menjadi pengingat bahwa persatuan dapat dibangun melalui langkah-langkah sederhana. Dengan berjalan bersama, saling menyapa, serta berbagi kebahagiaan, nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Balikpapan terus terawat
