Balikpapan – Pelaksanaan ibadah kurban Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan PC LDII Balikpapan Tengah berlangsung tertib, lancar, dan penuh kekompakan. Melalui pelibatan warga, panitia, hingga generasi muda, kegiatan kurban tahun ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial dan kerukunan masyarakat di lingkungan Balikpapan Tengah.
Ketua PC LDII Balikpapan Tengah, Sahrun, S.H., melalui Sekretaris PC LDII Balikpapan Tengah, H. Yudi Nugroho, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai syariat Islam. Proses dimulai dari penerimaan hewan kurban, pemeriksaan kesehatan hewan, penyembelihan, pengemasan, hingga distribusi daging kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, pelaksanaan kurban Iduladha 1447 H/2026 M di PC LDII Balikpapan Tengah berjalan lancar, tertib, dan sesuai syariat. Seluruh proses melibatkan panitia, warga, dan pemuda dengan sistem gotong royong,” ujar Yudi Nugroho.

Pada Iduladha tahun ini, PC LDII Balikpapan Tengah menyembelih 69 ekor sapi dan 23 ekor kambing. Hewan kurban berasal dari partisipasi warga LDII, baik secara individu maupun kolektif, serta dukungan simpatisan di wilayah Balikpapan Tengah.
Tingginya partisipasi warga dinilai menjadi cerminan kuatnya semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan LDII. Selain berkontribusi dalam penyediaan hewan kurban, warga juga terlibat langsung dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari persiapan lokasi hingga distribusi daging kurban.
“Antusiasme warga sangat tinggi. Banyak keluarga ikut berkurban secara mandiri maupun patungan. Selain berkurban, warga juga aktif turun langsung membantu mulai dari persiapan, penyembelihan, sampai distribusi,” katanya.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan aman dan tertib, panitia melakukan sejumlah persiapan sejak jauh hari. Di antaranya berkoordinasi dengan Dinas Peternakan terkait pemeriksaan kesehatan hewan kurban, menyiapkan lokasi penyembelihan yang higienis, membagi tugas kepanitiaan, hingga menyediakan perlengkapan pengemasan dan distribusi.
Daging kurban kemudian dikemas secara rapi dan higienis sebelum didistribusikan kepada warga LDII, masyarakat sekitar masjid dan musholla, serta warga prasejahtera di Balikpapan Tengah. Penyaluran dilakukan menggunakan sistem kupon dan pendataan penerima agar pembagian berlangsung merata dan tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, panitia menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kenaikan harga hewan kurban, keterbatasan tenaga jagal, hingga faktor cuaca. Namun, seluruh hambatan tersebut dapat diatasi melalui koordinasi yang baik antara panitia, warga, dan masyarakat sekitar.
Peran generasi muda LDII juga mendapat perhatian dalam pelaksanaan Iduladha tahun ini. Para pemuda dilibatkan sebagai panitia lapangan, tim dokumentasi, pengemasan, hingga distribusi daging kurban. Mereka juga turut membantu edukasi terkait kebersihan dan keamanan pangan selama proses penyembelihan berlangsung.
Menurut Yudi Nugroho, pelaksanaan ibadah kurban menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan sosial kepada masyarakat, terutama generasi muda. Nilai tersebut meliputi ketakwaan, keikhlasan, pengorbanan, hingga semangat gotong royong dan empati terhadap sesama.
“Harapannya semangat kurban tidak berhenti di hari H saja. Semoga menjadi pemicu untuk terus berbagi, peduli sesama, dan menjaga kepedulian sosial sepanjang tahun,” tuturnya.
Ia menambahkan, PC LDII Balikpapan Tengah terus membangun sinergi dengan RT/RW, tokoh masyarakat, dan warga sekitar dalam setiap pelaksanaan kegiatan sosial keagamaan. Melalui momentum Iduladha, LDII berharap hubungan harmonis dan semangat ukhuwah di tengah masyarakat dapat semakin kuat serta membawa manfaat yang luas bagi lingkungan sekitar.
(Jm/Lines)
